Karakteristik Iklim, Bentuk Muka Bumi, Geologi, Flora dan Fauna, serta Penduduk Negara Jepang

Diposting pada

Apa   yang   kalian   ketahui tentang negara Jepang?     Ya, negara ini merupakan salah satu negara industri yang produknya merambah ke berbagai belahan dunia. Setiap hari kita pasti melihat kendaraan bermotor produksi   Jepang   lalu   lalang di jalan-jalan kita sampai ke pelosok negeri.
jepang sakura

Di manakah negara Jepang berada? Perhatikanlah peta negara Jepang! Jepang terletak di barat laut Samudera Pasifik. Negara  ini  berbatasan  di sebelah barat dengan Korea Utara,    Korea    Selatan,    dan Rusia. Di sebelah utara berbatasan dengan Laut Okhstosk. Di sebelah timur dengan Samudera Pasifik dan di sebelah sebelah selatan berbatasan dengan Laut China Timur dan Laut Filipina. Secara astronomis Jepang berada pada 300LU–470LU dan 1280BT–1460BT.

Iklim di Negara Jepang

Karena bentuk wilayah Jepang membujur dari utara-selatan, kondisi iklim Jepang bervariasi sesuai dengan lintangnya. Dilihat dari suhunya, pada musim dingin, suhu udara di Jepang antara -70  C sampai dengan  70  C.  Pada musim panas, suhu udara antara 210   C sampai dengan 270 C.
Curah hujan di Jepang berkisar antara 840 – 3.050 mm per tahun.Ganti yang dicoret dengan: Jepang memiliki  iklim sedang dengan empat musim   yaitu musim semi, panas, gugur, dan dingin. Musim semi dimulai sekitar bulan Maret dan ditandai dengan munculnya kuncul bunga plum. Setelah bunga plum berakhir, kemudian muncul kuncup bunga sakura.
Musim panas di Jepang dimulai sekitar bulan Juni. Suhu pada musim panas bisa mencapai 350 C dengan kelembapan lebih dari 90 %. Pada bulan tersebut, ditandai dengan pohon-pohon hijau dan suara serangga yang ribut. Sekolah di Jepang libur selama satu bulan atau libur musim panas dan biasanya penduduk
Hari yang panas dan lembap pada musim panas berakhir di musim gugur. Sesuai dengan namanya, musim gugur di Jepang ditandai dengan mulai gugur atau rontoknya daun-daun di pohon. Peristiwa tersebut berawal sekitar bulan September. Sejauh mata memandang, daun-daun tampak berwarna merah, oranye dan kuning. Banyak binatang yang mengumpulkan makanan untuk ditimbun sebagai persediaan menghadapi musim dingin.
Musim dingin ditandai dengan turunnya butiran salju yang diawali sekitar bulan Desember. Pada musim dingin, suhu udara sangat rendah, bahkan dapat mencapai -200 C seperti yang terjadi di Hokkaido.

Bentuk Muka Bumi Negara Jepang

Jepang memiliki wilayah dataran yang kecil yaitu sekitar 30 persen dari luas wilayahnya. Sebagian besar atau 70-80 persen wilayahnya terdiri atas pegunungan. Wilayah dataran terletak di sepanjang pantai. Dataran terbesar dapat dijumpai di Dataran Kanto (wilayah Tokyo), Kinai Plain (Osaka-Kyoto), Nobi (Nagoya), Echigo (Honshu), Sendai (Honshu Timur Laut). Selain itu, ada pula dataran yang relatif kecil luasnya di Hokaido dan menjadi pusat aktivitas penduduk.

Geologi Negara Jepang

Jepang terletak di tepi bagian barat dari Samudera Pasifik. Daerah ini merupakan bagian dari cincin api (ring of fire) yang terdiri atas banyak gunung api. Setidaknya terdapat 192 gunung api tersebar di negara ini. Salah satu diantaranya merupakan yang tertinggi di Jepang yaitu Gunung Fuji (3.776 m). Karena banyaknya gunung api, maka sekitar 25% wilayah negara ini tertutup lapisan vulkanik.
Selain memiliki banyak gunung api, Jepang juga dikenal sebagai negara yang sering mengalami bencana gempa bumi. Mengapa demikian? Karena Jepang  terletak  pada  daerah  perbatasan  antara  lempeng  benua Asia  dan Lempeng Samudera Pasifik.  
Lempeng Benua Asia  terangkat karena  berat jenisnya lebih ringan, sehingga membentuk kepulauan Jepang. Pertemuan atau tumbukan kedua lempeng tersebut juga menimbulkan gejala gempa dan gunung api. Fenomena tersebut mirip dengan Indonesia yang juga berada pada perbatasan zone tumbukan lempeng Benua Asia dengan Lempeng Samudera 
Jepang memiliki sumber daya mineral yang   sangat terbatas. Karena itu, Jepang sangat tergantung pada bahan mentah dan bahan bakar hasil impor dari negara lain. Hasil tambang dari dalam negeri sangat tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan industrinya. 
Beberapa hasil tambang tersebut adalah batubara  (kualitas  rendah),  timah, seng,   mangan,   tungsten,   antimoni, dan  krom.  Minyak  bumi  ditemukan di   Honshu   utara   tapi   produksinya sangat jauh dari kebutuhan.    Sumber daya mineral yang cukup terpenuhi adalah belerang. Mengapa demikian? Untuk menjawabnya telusuri informasi tentang proses pembentukan belerang dan  proses  pembentukan  pulau-pulau di Jepang.

Flora dan Fauna di Negara Jepang

Kalian mungkin mengira penggunaan lahan di Jepang didominasi oleh daerah perkotaan dengan banyak permukiman dan industri. Perkiraan tersebut dapat dipahami mengingat Jepang merupakan sebuah negara maju atau negara industri. 
Ternyata, perkiraan tersebut salah karena 67% wilayah Jepang justru masih merupakan hutan. Beberapa jenis tumbuhan yang dapat dijumpai di antaranya adalah pohon ek, bambu, mapel, birch, beech, dan poplar. Hewan di Jepang telah banyak berkurang. Dulu di negara ini dapat ditemukan babi hutan, monyet, srigala, dan rusa. Namun, kini jumlahnya terus berkurang.

Kondisi Penduduk di Negara Jepang

Jepang memiliki penduduk sebesar 126,9 juta jiwa (WPDS, 2015). Walaupun jumlah penduduknya besar tetapi ada kecenderungan terus mengalami penurunan. Angka kelahiran di Jepang relatif rendah, sehingga terjadi penurunan jumlah penduduk. Pertumbuhan penduduk Jepang -0,1%, berarti setiap tahun terjadi penurunan jumlah penduduk sebesar 0,1%. Sementara itu, jumlah penduduk lanjut usia semakin besar jumlahnya karena keadaan kesehatan yang lebih baik
Sebagian  besar  penduduk  Jepang b
ekerja di luar sektor pertanian. Perkembangan industri yang pesat membuat sebagian besar penduduknya bekerja di sektor industri. Penduduk Jepang terdiri atas beberapa etnik, tetapi yang dominan adalah  etnik  Jepang  yang  mencapai 98,5%, Korea (0,5%, China 0,4%, dan lainnya 0,6%. 
Agama yang dianut terdiri atas Shinto (83,9%), Buddha (71,4%), Kristen (2%) dan lainnya (7,8%). Persentase totalnya mencapai lebih dari 100% karena banyak penduduk Jepang yang menganut agama Shinto dan juga Budha.
Pada tahun 2013, usia harapan hidup penduduk Jepang mencapai 86 tahun untuk wanita dan 79 tahun untuk pria atau jika keduanya digabung mencapai 83 tahun (WPDS, 2015). Angka tersebut merupakan yang tertinggi di dunia. Ini menandakan bahwa kebiasaan hidup sehat dan pelayanan kesehatan di Jepang sangat baik.

Contoh Soal Tema Karakteristik Negara Jepang.

1. Perhatikan peta negara Jepang! Gambarkanlah keadaan fisik negara Jepang berdasarkan ketampakan yang ada pada peta tersebut. Warna hijau pada peta menggambarkan dataran rendah, sedangkan warna  coklat  menggambarkan  dataran  tinggi  dan  pegunungan. Semakin coklat warnanya, semakin besar ketinggiannya.

2.   Berdasarkan kondisi fisiknya, Jepang memiliki keterbatasan untuk memenuhi kebutuhan hidup penduduknya. Lakukan analisis untuk menjawab pertanyaan berikut ini.

a.  Komoditas apakah yang dapat dikembangkan di Jepang dengan memperhatikan kondisi fisik wilayahnya?
b.  Komoditas apakah yang tidak bisa dipenuhi oleh Jepang, sehingga harus dipasok dari negara lain?
c.   Bagaimana  cara  Jepang  agar  mampu  memenuhi  kebutuhan hidupnya dengan keterbatasan potensi alam yang dimilikinya?

d. Kondisi sumber daya alam di negara Jepang relatif terbatas. Untuk memenuhi kebutuhan penduduk dan industrinya, negara ini mengimpor sumber daya alam dari negara lain. Telusurilah informasi dari berbagai sumber tentang negara–negara yang memasok kebutuhan sumber daya alam ke Jepang serta jenis sumber daya alam yang dipasoknya.

Demikinlah karakteristik tentang negara jepang, semoga dapat menambah wawasan para pembaca sekalian tentang keadaan negara jepang dilihat dari berbagai aspek yang meliputi keadaan iklim, bentuk muka bumi, geologi, flora dan fauna serta kondisi penduduk di negara jepang.